Bank Mandiri Umumkan Tebar Dividen Rp 33,03 Triliun, Serta Rombak Direksi dan Komisaris – Fintechnesia.com

Asuransi31 Dilihat

FinTechnesia.com | Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank Mandiri menetapkan 60% dari laba bersih konsolidasi tahun 2023 atau Rp 33,03 triliun sebagai dividen. Sisanya, sebanyak 40% sebagai laba ditahan untuk penguatan modal dan pengembangan usaha. 

Dari nilai tersebut, total dividen kepada Negara Republik Indonesia atas kepemilikan sebesar 52% saham Bank Mandiri atau sebesar Rp 17 triliun akan disetorkan kepada Rekening Kas Umum Negara.

Besaran dividen per saham atau dividend per share bank berkode emiten BMRI ini mencapai kisaran Rp 353,95, naik 33% year on year (yoy).

Sepanjang tahun 2023 Bank Mandiri berhasil memperoleh laba bersih sebesar Rp 55,1 triliun. Tumbuh 33,7% year on year (yoy). Perolehan laba tersebut juga menjadi yang terbesar sejak Bank Mandiri berdiri 25 tahun lalu. 

Baca juga: Terbesar Sepanjang Sejarah, Bank Mandiri Cetak Laba Bersih Rp 55,1 Triliun, Tumbuh 33,7%

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menyampaikan, besaran dividen tersebu sejalan dengan komitmen manajemen untuk berkontribusi secara optimal kepada pembangunan Tanah Air.

“Keputusan ini juga mengindikasikan dukungan yang kuat dari pemegang saham kepada manajemen untuk mengakselerasi rencana ekspansi bisnis perseroan,” jelas Darmawan, Kamis (7/3).

RUPST Bank Mandiri juga menyetujui perubahan susunan pengurus. Yakni memberhentikan Susana Indah Kris Indriati sebagai direksi serta Andrinof A. Chaniago dan Nawal Nely dari komisaris. 

Pemegang saham kemudian mengalihkan penugasan Wakil Komisaris Utama kepada Zainudin Amali. Lalu mengalihkan Riduan sebagai Direktur Corporate Banking serta mengangkat Tedi Bharata sebagai Komisaris perseroan.

Adapun, posisi Direktur Commercial Banking yang sebelumnya dijabat oleh Riduan digantikan oleh Totok Priyambodo yang sebelumnya SEVP Commercial Banking Bank Mandiri. 

RUPST Bank Mandiri juga mengangkat Danis Subyantoro sebagai Direktur Manajemen Risiko. Ia menggantikan Ahmad Siddik Badruddin yang telah mendapat penugasan sebagai Direktur Manajemen Risiko PT Pertamina. Sebelumnya Danis menjabat sebagai SEVP Internal Audit Bank Mandiri. (iwa)

Baca Juga  BNI Sekuritas Ungkap Cara Menghindari Risiko Terjebak Saham Gorengan - Fintechnesia.com

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *