Top 3 Metro: Kronologi Rifki Membunuh Ibunya Lalu Menganiaya Ayah, PDIP Soal Kaesang Dimanfaatkan Partai Lain

Berita249 Dilihat

Losergeek.org, Jakarta – Tiga berita yang masuk Top 3 Metro menyangkut tiga laporan dengan isu yang berbeda-beda. 

Pencalonan anak bungsu Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Kaesang Pangarep menjadi calon Wali Kota Depok jadi berita yang menarik perhatian pembaca. Apalag belakangan, Jokowi tak menyetujui pencalonan anaknya itu. 

Selanjutnya, berita tentang pelecehan seksual di ajang Miss Universe Indonesia 2023 juga masuk Top 3 Metro. Kemudian kasus pembunuhan ibu oleh anak kandung jadi berita yang juga menarik perhatian pembaca.

Berikut rangkuman Top 3 Metro:

1. Kronologi Rifki Bunuh Ibunya Lalu Bacok Ayah di Depok

Kapolsek Cimanggis, Komisaris Polisi Kompol Arief Budiharso mengungkapkan Rifki Azis Ramadhan, 23 tahun, ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan terhadap ibunya berdasarkan penyidikan dan olah tempat kejadian perkara.

Arief menjelaskan tersangka melakukan pembunuhan kepada ibunya, yakni Sri Widiastuti, 43 tahun, ketika sedang duduk di meja makan dan ditusuk menggunakan pisau mengenai leher, dada, paha dan mengenai organ vital korban pada Kamis, 10 Agustus 2023 sekitar pukul 09.30 WIB.

“Setelah itu, selang 15 menit tersangka melihat saksi korban, atas nama Bakti Azis Munir yang merupakan ayah kandung tersangka sendiri masuk ke dalam rumah. Kemudian langsung melakukan pembacokan dengan golok, namun awalnya dia menggunakan bagian tumpul di bagian kepala,” tutur Arief, Jumat, 11 Agustus 2023.

Kemudian setelah itu, saksi korban atau Munir dibawa tersangka masuk ke kamar kemudian di kunci dari dalam, di mana setelah tersangka mengunci pintu terjadi pergulatan dengan korban sehingga tersangka mencoba untuk membacok ayah kandungnya kembali.

“Pada saat di dalam kamar tersebut saksi korban meminta tolong, kepada masyarakat, sehingga datanglah masyarakat masuk ke rumah korban,” ujar Arief.

Baca Juga  Penyebab Lambatnya Proses Hukum Dugaan Perselingkuhan Mantan Suami Norma Risma dengan Mertuanya

Baca berita selengkapnya di sini

2. Ketua PDIP Depok sebut Jokowi tidak Nyaman Kaesang Dimanfaatkan Partai Lain

Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Depok Hendrik Tangke Allo turut merespon pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang menyatakan Kaesang Pangarep tidak akan maju di Pilkada Depok 2024.

Menurut dia, pernyataan Jokowi hal yang biasa di tubuh partai berlambang kepala banteng tersebut. Pasalnya PDIP memiliki mekanisme sendiri soal pencalonan kepala daerah.

“Pak Jokowi, kan, bagian dari PDIP jadi beliau sangat paham tentang bagaimana mekanisme itu,” kata Hendrik Tangke Allo, Jumat, 11 Agustus 2023.

Wakil Ketua DPRD Kota Depok berasumsi Jokowi tidak nyaman dengan beberapa partai yang menjadikan Kaesang sebagai alat politik untuk meningkatkan popularitas.

Iklan

“Pak Jokowi mungkin saja merasa tidak nyaman melihat Mas Kaesang dijadikan alat oleh partai-partai lain untuk meningkatkan popularitas mereka,” katanya.

Ia menilai sudah menjadi rahasia umum jika banyak partai yang mendompleng nama Kaesang untuk maju di Pilkada Depok. “Banyak yang nebeng nama besar Kaesang, kan, selama ini,” katanya.

Salah satu partai politik yang gencar mendorong Kaesang Pangarep maju Pilkada Depok 2024 adalah Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Dalam pemilu 2019, PSI hanya berhasil meraih satu kursi di DPRD Kota Depok

Baca berita selengkapnya di sini

3. Bagaimana Finalis Miss Universe Indonesia Berani Bicara soal Pelecehan?

Mellisa Anggraini mengatakan 30 peserta Miss Universe Indonesia 2023 diduga mengalami pelecehan seksual saat pemeriksaan tubuh (body checking). Dia menyebut awalnya ada tiga orang yang bicara, kemudian satu per satu ikut bersuara untuk memperjuangkan masalah ini.

“Mereka, kan, memang agak khawatir. Inilah rata-rata yang dirasakan oleh korban pelecehan, mereka takut adanya victim blaming, mereka takut adanya judging, mereka takut adanya tekanan atau intimidasi,” ujar Mellisa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, 10 Agustus 2023.

Baca Juga  HOJE TEM ESCÂNDALO ÍNTIMO video viral twitter link

Mellisa menerima kuasa sebagai pengacara dari delapan orang. Korban pun telah melaporkan perkara ini ke Polda Metro Jaya pada Senin, 7 Agustus 2023.

Pengacara itu mengatakan para finalis diajarkan oeh para pelatihnya untuk melawan kekerasan seksual. Pembelajaran itu diberikan selama proses karantina peserta.

“Jadi jangan sampai ketika itu mereka yang mengalami tidak berani speak up,” tutur Mellisa Anggraini.

Pelecehan seksual diduga terjadi di sebuah bilik ballroom Sari Pacific Hotel, Jakarta, pada 1 Agustus 2023, atau dua hari sebelum grand final. Dari bilik dilakukan pemeriksaan tubuh yang dianggap sembrono karena tidak tertutup dan tidak menghormati privasi finalis.

Lalu seorang COO (Chief Operating Officer) acara diduga memotret tubuh finalis tanpa busana menggunakan ponsel. Para peserta mengatakan agenda itu dadakan dan tidak ada pemberitahuan sebelumnya.

Baca berita selengkapnya di sini

Pilihan Editor: Polisi Selidki Kasus Dugaan Bayi Tertukar di Bogor, Salah Satu Orang Tua Masih Enggan Tes DNA



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *